Blog e arek Mblitar..
ISLAM CORNER | HANDPHONE | WINDOWS TRICK | SEO | SOFTWARE | VIRUS | ISENG | CBOX TRICK | CSS TUTORIAL | HACKING | BLOGGING TIPS | INTERNET | HTML TUTORIAL |

DAKWAH ISLAM VS MISIONARISME



Ajaran islam yang sesuai dengan perkembangan zaman dan menjadi rahmat bagi seluruh alam, dan bahkan ummat islam diberikan gelar sebagai sebaik-baik ummat (khairu ummah), maka ummat islam harus mampu membawakan dan menyebarkan agama islam untuk dikatan sebagai khairu ummah. Dari satu sisi, seiring dengan perejalan dakwah islam, orang-orang Barat tidak ingin ketinggalan untuk menyebarkan agama mereka yang dianggap benar, sebutan dalam agama mereka adalah misionarisme, yang tentunya memiliki konsep berbeda dengan konsep dakwah.
Karena hal itulah, maka ummat islam harus mampu membedakan pandangannya sendiri dengan orang Barat tentang misionarisme. Bagi mereka,  misionarisme merupakan suatu usaha untuk mempersiapkan para misionaris. Mereka mempelajari memprlajari bagaimana caranya melakukan propaganda secara halus sebagai strategi khusus untuk masuk agama Kristen. Stretegi ini dipelajari tentunya setelah mereka mengetahui dan mempelajari kondisi psikis bangsa Timur, serta bagaimana cara supaya mereka mengenalkan ajaran-ajaran Nasrani kepada sebagian kelompok muslim dan penganut agama lainnya agar mustad dan masuk agama mereka.
Pebedaan Makna Misionarisme Dan Dakwah Islam
Misionarisme dalam pandangan umat islam dengan pemahaman orang-orang Barat adalah hal yang tidak dibenarkan. Ketika kaum muslimin mempelajari bentuk-bentuk, perantara-perantar dan faktor-faktro pendorong timbulnya misionarisme, tiada lain dilakukan sebagai bentuk kewaspadaan kepada kaum muslimin akan tipu daya kaum misionaris.
Inilah pandangan khusus kita mengenai gerakan misionarisme yang sekailas hampir sama dengan dengan pandangan orang Nasrani mengenai pola dakwah Islam, padahal keduanay jelas-jelas berbeda dari sisi bahasa dan juaga budanyanya. Islam tidak mengenal istilah pengislaman sebagaimana dalam agama Kristen dikenal dengan bebagai istilah antara lain; Kristenisasi, Misionarisme, Pembaptisan.
Sesungguhnya islam tidak rela dan tidak mengakui cara-cara tidak terpuji, seperti adanya pemaksaan dalam hal beragama, juga mengambil kesempatan dibalik kesusahan orang lain, dengan dalih misi sosial, walaupun tujuannya bisa dibenarkan akan tetapi yang kita tolak adalah cara-cara pemaksaan yang dilakukan untuk mencapai tujuannya.
Ada banyak hal yang dirusak oleh kaum misionaris, mulai dari penghilangan sejarah yang telah diukir oleh ummat islam dahulu, orang-orang misionaris telah mencoreng lembaran-lembaran putih yang dihasilkan oleh islam dengan warna-warna kelam dan gelap, bahkan tidak disebut sedikitpun kemajuan peradaban yang telah dicapai oleh ummat islam kecuali islam hanya digambarkan sebagai agama yang identik dengan agama peperangan dan fitnah serta digambarkan bahwa para khalifah selepas Rasulullah wafat hanya mementingkan diri sendiri. Mereka mengatakan bahwa para Khalifah itu hidup di Timur dengan melakukan berbagai penindasan dan penganiayaan. Seolah-olah islam itu tidak pernah sama sekali mengalami kejayaan, sehingga sebagian ummat islam terpengaruh terhadap perkataan para misionaris. Itu semua sengaja di seting Misionaris dalam rangka melancarkan dan mempermudah dalam menyampaikan pesan-pesan yang mereka bawa, sebab dengan cara apapun bisa mereka tempuh untuk dapat menundukkan islam walaupun hal itu sangat bertentangan pada diri mereka.
Akhirnya banyak orang islam yang terpengaruh dan terjerumu dengan konspirasi ini sehingga jauh dari agama mereka dan sebagain kaum muslimin tunduk dan bertekuk lutut dihadapan kaum salibis tersebut."Na'udzubillah"
Pada kenyataanya dan harus diakui bahwa pada saat ini ummat islam lemah, yang mestinya kita bisa menghalau mereka melalui ilmu-ilmu yang terdapat didialam islam walaupun dari segi fisik kita lemah, namun dari segi ilmu dan semanagat kita tidak boleh menyerah sedikitpun. Karena dakwah islam sangat diperlukan untuk melawan arus pergerakan kaum misionaris, atau paling tidak dapat menyeimbangi konspirasi mereka, bukan hanya dengan termenung berpangku tangan sambil meratapi kelemahan dan kekurangan yang selama ini kita alami.

Dakwah Islam
Dakwah dalam islam tentu harus sesuai dengan syari'at yang telah ditetapkan, sorang da'i yang mengajak kepada islam harus mengetahui hal itu, dan sudah menjadi hal yang maklum dikalangan para da'i bawasanya dakwah islam tentu jauh berbeda dari konsep konsep misionarime yang selalu memaksa dan mencari kesempatan dalam kesempitan, menjadikan orang-orang orang yang kesulitan sebagai ladang mereka dalam menyampaikan misi, membantu dengan dalih misi sosial namun berujung pada tercapainya tujuan dari misi mereka.
Cara kaum misionaris dalam menyampaikan misinya tentu tidak dibenarkan, namun islam memiliki konsep tersendiri tentang dakwah, terdapat dalam al-Quran al-Karim perintah dan metode dakwah yang sangat jelas, terdapat pada surat an-Nahl ayat 125 "Ajaklah manusia kepada jalan Tuhanmu dengan hikmah (bijaksana) dan nasihat yang baik dan hendanya berbantah-bantahan dengan cara yang baik". Sementara didalam kitab yahudi dan Nasrani, tidak terdapat satupun ayat yang menjelaskan tentenag metode berdakwah, akan tetapi para misionaris menetapkan metode mereka sendiri yang dirancang melalui berbagai dan diskusi yang mereka selenggarakan.

Pergerakan misionaris
            Aktifitas misionaris sempat terhenti dan menjadi catatan buruk serta menjadi masa yang kelam bagi kaum misionaris ketika pada masa-masa daulah Utsmaniyah, sehingga menyebabkan banyak orang mulai melirik kepada islam, hal inilah yang menjadikan kaum Nasrani selalu menanamkan kebencian dan kedengkian dalam hati mereka terhadap islam. Awalnya mereka ingin menaklukkan islam dengan kekuatan, namun usaha mereka sia-sia, ini terbuti ketika perang Salib, yang pada akhirnya mereka terusir dari tanah suci Palestina.
            Perang Salib telah memberikan pelajaran baesar kepada kaum nasrani, sehingga mereka mengubah metode dan langkah mereka untuk menaklukkan islam, yaitu perang melalui pemikiran, Kaum muslimin digeser dari agamanya dengan cara-cara yang halus dan dalamai tanpa peperangan, bahkan sebagian ummat islam tidak sadar akan pergerakan tersebut. Ummat islam dinina bobokkan melalui ajaran-ajaran kaum misionaris, termasuk mereka menyamarkan makna jihad. [HasanalKhuluqi]

0 comments:

TULIS KOMENTAR ANDA..!!

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger