Blog e arek Mblitar..
ISLAM CORNER | HANDPHONE | WINDOWS TRICK | SEO | SOFTWARE | VIRUS | ISENG | CBOX TRICK | CSS TUTORIAL | HACKING | BLOGGING TIPS | INTERNET | HTML TUTORIAL |

KALA AGAMA DIANGGAP MENJADI BENCANA

KALA AGAMA DIANGGAP MENJADI BENCANA
(Oleh : Hasanal Khuluqi)

Muqoddimah
Manusia oleh Allah SWT dilahirkan dengan insting atau naluri untuk beribadah; mensucikan kepada 'sesuatu'. Baik itu manusia yang terlahir di zaman Nabi Adam, zaman pertengahan maupun yang terlahir di akhir zaman kelak. Apakah ia orang Timur maupun Barat, berjenis laki-laki atau perempuan, orang kaya atau miskin, tua ataupun muda, pastilah ada keinginan untuk mentasbihkan 'sesuatu'. Insting atau naluri untuk beribadah atau mensucikan dirinya atau merendahkan diri kepada 'sesuatu' itu Dinamakan dengan gharizatun tadayun. Sedangkan yang dimaksud dengan "sesuatu" itu adalah pencipta manusia, yaitu tuhan.
Representasi dari adanya gharizatun tadayun dalam diri setiap manusia ini, manusia selanjutnya akan beragama, meskipun tidak setiap manusia memeluk suatu agama. Adanya orang memeluk agama Hindu, Budha, Kristen, Islam serta aliran-aliran kepercayaan merupakan bukti dari adanya gharizatun tadayun pada diri manusia ini. Begitupun dengan Ateis yang menolak untuk memeluk suatu agama, mereka beragama dengan mendudukkan akal sebagai tuhanya.

Pengertian Agama

            Berbicara mengenai agama, bagaikan berbicara tentang sesuatu paradoks. Pemimpin majalah "BASIS" Dr. Sindhunata berpendapat bahwa : agama dialami sebagai jalan dan penjamin keselamatan, cinta, dan perdamaian. Di lain fihak, sejarah membuktitikan, agama justru menjadi sumber, penyebab, dan alasan bagi kehancuran dan kemalangan umat manusia. Karena agama, orang bisa saling mencinta. Tetapi atas nama agama pula, orang bisa saling membunuh dan menghancurkan.
            Ketika menjelaskan munculnya sebuah agama, Thomas F. Odea menyebutkan bahwa sumber kerawanan atau titik kritis (breaking points) adalah karena manusia memiliki tiga karakteristik dasar eksistensi, yaitu ketidakberdayaan, ketidakpastian dan kelangkaaan. Jika karakter dasar manusia tersebut terakumulasi dan memuncak, maka masyarakat manusia cenderung akan mengalami apa yang disebut oleh Max Weber sebagai persoalan makna; yakni kebingungan, penderitaan, serta ketegangan etis dan sosial yang mengarah kepada penciptaan dunia masyarakat yang chaos.
            Agama, Reliji atau Dien (pada umumnya) adalah satu sistema credo ( tata keimanan atau tata keyakinan) atas adanya sesuatu yang mutlak di luar manusia kepada yang dianggapnya Yang Mutlak itu, serta sistema norma (tata-kaidah) yang mengatur hubungan manusia dengan sesama manusia dan hubungan manusia dengan alam lainya, sesuai dan sejalan dengan tata keimanan dan tata peribadatan tersebut, (Wawasan Islam hal : 11).
Agama, Religi dan Dien masing-masing mempunyai arti etimologis sendiri-sendiri, masing-masing mempunyai riwayat dan sejarahnya sendiri-sendiri. Akan tetapi dalam arti teknis terminologis ketiga istilah itu mempunyai inti makna yang sama. Dalam Al Qur'an Surat Al Kaafirun ayat 6 Allah swt berfirman :
"Lakum Dienukum waliya-Dieni", "Bagi kamu Dien kamu dan bagiku Dien Ku"
Ayat di atas menginformasikan bahwa selain ada Dien al-Islam, di zaman nabi pun ada Dien yang lain. Di ayat lain kita juga bisa menemukan Dien ini bisa juga disetarakan dengan agama, yaitu dalam Al Qur'an Surat as-Shaf ayat 9 :
Huwa 'ladzi arsala Rasulahu bil Huda wa Dienil Haq liyudhirahu 'ala Dieni kulihi wa lau kariha Musyrikun, . "Dialah yang telah mengutus Rasulnya dengan membawa al Huda (Hidayah) dan Dien al Haqq (Dien Kebenaran), buat mengunggulkannya atas Dien-Dien semuanya, walau kaum musyrikin membencinya."
Kita juga bisa melihat bahwa agama itu sama dengan Religi serta Dien dari istilah-istilah yang sering kita gunakan seperti perbandingan agama (bahasa Indonesia) = comparison of religions (bahasa Inggris) = Muqaranatu 'I-Adyan (bahasa arab, Adyan adalah bentuk jamak daripada Dien).
Berdasarkan pemaparan di atas, dapatlah ditarik kesimpulan bahwa Agama adalah ekuivalen (muradif) dengan Dien, serta yang disebut Dien bukan hanya Islam, tetapi juga selain daripada Islam. Orang yang berpendapat bahwa Dien itu lebih luas daripada Agama, apabila menilik pemaparan di atas tampaknya kurang tepat, baik ditinjau dari segi ilmiah, maupun ditilik dari segi Dieniyah. Yang paling tepat ialah Agama (Dien) Islam itu jauh lebih luas daripada Agama (Dien) lainnya.

Lima penyimpangan menyebabkan agama  menjadi bencana

Windhu Purnomo berpendapat : ada lima tanda penyimpangan yang menunjukkan kapan sebuah agama menjelma bencana. Penyimpangan itu selalu ada ketika agama bermetamorfosis menjadi semacam makhluk buas pengganggu kedamaian. Sebenarnya, jika agama masih tetap di atas jalur semula dan sejalan dengan sumber autentiknya, niscaya ia akan secara aktif membongkar penyimpangan ini.
 
Tanda pertama, absolute truth claims.
Klaim kebenaran mutlak merupakan efek utama dari elemen fundamental pada setiap agama. Ghalibnya, agama mengajarkan doktrin keabsolutan kebenaran kepada para pengikutnya. Tapi yang amat disayangkan adalah bahwa agama menerapkan standar-ganda (double-standard) dalam memahami kehidupan keberagamaan.
 
Kedua, blind obedience. Yaitu sikap taqlid al-a'ma atau immitation dalam istilah Ziauddin Sardar (2003). Ketaatan buta mengesampingkan akal sehat dan sikap kritis dalam memahami ajaran agama.
 
Ketiga, establishing the "ideal" time, membangun masa ideal. Aplikasinya bisa beragam. Pemeluk agama Yahudi ingin menjadikan tafsir kitab suci sebagai ketegasan Tuhan dengan mendirikan negara Israel dan menguasai Jerussalem. Gerakan Kristen di Amerika, the
Moral Majority and Christian Coalition, berniat memberlakukan ajaran Tuhan sebagai hukum positif yang menjamin keteraturan hidup manusia. Dan orang muslim memiliki fantasi utopis untuk mewujudkan kembali masa keemasan berupa negara Islam. Menurut Kimball, agama akan rentan manipulasi dan menjadi sangat berbahaya apabila pemeluknya merasa menjadi wakil Tuhan di muka bumi, lalu berusaha merumuskan gagasan struktur ideal tentang negara atas nama titah langit, padahal secara de facto pelaksanaannya tergantung pada ijtihad manusia.
 
Keempat, the end justifies the means. Tujuan akhir membenarkan cara apa pun. Dalam usaha menggapai cita-cita mewujudkan masa ideal, pemeluk agama acapkali menghalalkan segala metode, bahkan yang destruktif sekalipun. Tidak peduli dengan hak masyarakat sekitar atau
persoalan lingkungan. Bagi Kimball, seharusnya ada keseimbangan antara sarana dan tujuan. Pengamalan ajaran secara utuh tentu tidak akan menjustifikasi cara yang berseberangan dengan petunjuk agama.
 
Tanda terakhir, declaring holy war. Mengobarkan semangat "perang suci" adalah salah satu cara yang salah tapi dibenarkan. Untuk mencapai tujuan. Preseden paling mencolok diperlihatkan oleh umat Kristiani dan Islam. Konfrontasi berdarah kedua pemeluk agama ini selama bertahun-tahun khususnya yang terabadikan dalam sejarah Perang Salib memberikan pelajaran bagaimana ganasnya agama ketika berubah menjadi kekuatan jahat.
 
Charles Kimball dalam bukunya, When Religion Becomes Evil (2003). Menurutnya, ketika dipersepsi, dipahami, dan dimanifestasikan dengan cara yang salah, agama memiliki potensi untuk menjelma menjadi iblis yang menebarkan angkara murka. Agama bukan lagi sesuatu yang diyakini manusia sebagai garda depan penjaga ketertiban di mukabumi.Sebaliknya agama justru memunculkan polemik, kericuhan, dan pertikaian di antara umat manusia.
 
               Apa yang telah disampaikan oleh Windu Purnomo yang menganggap, bahwa agama sebagai sumber bencana, disini  penulis perlu mengkritisi, bahwa apa yang telah diuraikan diatas beberapa sebab agama dipandang sebagai sumber bencana, dengan tidak serta merta penulis membenarkan, tetapi ini adalah sebuah penghakiman terhadap agama dan pengkambinghitaman, penulis memandang agama "Islam" bagian yang terkambinghitamkan, dan  bagian dari agama yang dianggap membawa bencana, sungguh sangat sombong dan angkuh dan gagah berani MENGHAKIMI agama sebagai bencana, disini perlu kita bertanya ketika agama menjelma menjadi bencana, apakah bencana itu olah manusia ataukah olah agama? Kalau agama itu untuk manusia, maka ketika terjadi bencana mengapa harus mengkambinghitamkan agama sebagai penyebab? Kalau penulis memandang bukankah interprestasi pada agama itu yang bermasalah? Ketika Jihad dianggap bagian yang membawa masalah tidakkah menginterprestasikan makna jihad dan memandang jiad yang bermasalah?
Hipothesa itu kan dugaan sementara tentang jawaban dari suatu fenomena yang perlu dibuktikan lebih lanjut, data empirik berikut metode analisis data termasuk statistik akan memprosesnya untuk mencapai output berupa keputusan atau kesimpulan akhir. Sedangkan buruk sangka itu kan apriori yang kadang kala tanpa disertai upaya pembuktian pembenaran. Tak dapat dipungkiri, fenomena kehidupan beragama di dunia telah banyak menunjukkan tanda-tanda akan kerusakannya. Ini bukan Berarti bahwa agama lebih potensial menimbulkan bencana. Agama tetap saja merupakan sesuatu yang bebas nilai dan netral. Ibarat sebuah koin, agama memiliki dua sisi muka: kebaikan dan keburukan sekaligus.
Apakah agama akan menjadi kekuatan penjaga kedamaian atau penyebar hawa kegelapan, sepenuhnya tergantung pada siapa pemeluknya dan bagaimana ia memperlakukan agama tersebut. Jika pemeluk agama pada dasarnya memiliki sikap dan itikad baik, niscaya ia akan memahami ajaran dengan cara yang baik pula. Kebalikannya, jika pemeluk agama bersifat iri, dengki, pemarah, dan tidak toleran terhadap sesama, maka dapat dipastikan pada saat itulah agama sedikit demi sedikit menjelma bencana. 
Wallahu 'alam bi Showab.

4 comments:

njlajahweb said...

sekilas Info Qs 40:73 kemudian dikatakan kepada mereka: "Manakah berhala-berhala yang selalu kamu persekutukan, 74 (yang kamu sembah) selain Allah?" Mereka menjawab: "Mereka telah hilang lenyap dari kami, bahkan kami dahulu tiada pernah menyembah sesuatu". Seperti demikianlah Allah menyesatkan orang-orang kafir. 75 Yang demikian itu disebabkan karena kamu bersuka ria di muka bumi dengan tidak benar dan karena kamu selalu bersuka ria (dalam kemaksiatan). 76 (Dikatakan kepada mereka): "Masuklah kamu ke pintu-pintu neraka Jahannam, sedang kamu kekal di dalamnya. Maka itulah seburuk-buruk tempat bagi orang-orang yang sombong".

Qs 13:5 Dan jika (ada sesuatu) yang kamu herankan, maka yang patut mengherankan adalah ucapan mereka: "Apabila kami telah menjadi tanah, apakah kami sesungguhnya akan (dikembalikan) menjadi makhluk yang baru?" Orang-orang itulah yang kafir kepada Tuhannya; dan orang-orang itulah (yang dilekatkan) belenggu di lehernya; mereka itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya.

Qs 9:68 Allah mengancam orang-orang munafik laki-laki dan perempuan dan orang-orang kafir dengan neraka Jahannam, mereka kekal di dalamnya. Cukuplah neraka itu bagi mereka, dan Allah melaknati mereka, dan bagi mereka azab yang kekal.

Qs 5:9 (5:8) Hai orang-orang yang beriman hendaklah kamu jadi orang-orang yang selalu menegakkan (kebenaran) karena Allah, menjadi saksi dengan adil. Dan janganlah sekali-kali kebencianmu terhadap sesuatu kaum, mendorong kamu untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa. Dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.

Qs 5:3 (5:2) Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syi’ar-syi’ar Allah, dan jangan melanggar kehormatan bulan-bulan haram, jangan (mengganggu) binatang-binatang had-ya, dan binatang-binatang qalaa-id, dan jangan (pula) mengganggu orang-orang yang mengunjungi Baitullah sedang mereka mencari kurnia dan keridhaan dari Tuhannya dan apabila kamu telah menyelesaikan ibadah haji, maka bolehlah berburu. Dan janganlah sekali-kali kebencian( mu) kepada sesuatu kaum karena mereka menghalang-halangi kamu dari Masjidilharam, mendorongmu berbuat aniaya (kepada mereka). Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.

Qs 10:27 Dan orang-orang yang mengerjakan kejahatan (mendapat) balasan yang setimpal dan mereka ditutupi kehinaan. Tidak ada bagi mereka seorang pelindungpun dari (azab) Allah, seakan-akan muka mereka ditutupi dengan kepingan-kepingan malam yang gelap gelita. Mereka itulah penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.

Qs 2:62 Sesungguhnya orang-orang mukmin, orang-orang Yahudi, orang-orang Nasrani dan orang-orang Shabiin, siapa saja diantara mereka yang benar-benar beriman kepada Allah, hari kemudian dan beramal saleh, mereka akan menerima pahala dari Tuhan mereka, tidak ada kekhawatiran kepada mereka, dan tidak (pula) mereka bersedih hati.

Qs 23:101 Apabila sangkakala ditiup maka tidaklah ada lagi pertalian nasab di antara mereka pada hari itu, dan tidak ada pula mereka saling bertanya. 102 Barangsiapa yang berat timbangan (kebaikan)nya, maka mereka itulah orang-orang yang dapat keberuntungan. 103 Dan barangsiapa yang ringan timbangannya, maka mereka itulah orang-orang yang merugikan dirinya sendiri, mereka kekal di dalam neraka Jahannam.

Mat 13:49 Demikianlah juga pada akhir zaman: Malaikat-malaikat akan datang memisahkan orang jahat dari orang benar, 13:50 lalu mencampakkan orang jahat ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.

Mat 12:36 Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap kata sia-sia yang diucapkan orang harus dipertanggungjawabkannya pada hari penghakiman.

njlajahweb said...

SEKILAS INFO

YesusKristus menebus dari dosa kutuk hukum taurat ( Gal 3:13 ),
bagi semua manusia didunia ( I Yoh 2:2 ),
baik terhadap Kristen juga terhadap nonKristen
( walaupun nonKristen tidak berpindah agama ke agama Kristen )

namun YesusKristus tidak menebus dosa perbuatan manusia dalam seumur hidup mereka baik terhadap Kristen maupun nonKristen.

Mat 13:40 Maka seperti lalang itu dikumpulkan dan dibakar dalam api, demikian juga pada akhir zaman. 13:41 Anak Manusia akan menyuruh malaikat-malaikat-Nya dan mereka akan mengumpulkan segala sesuatu yang menyesatkan dan semua orang yang melakukan kejahatan dari dalam Kerajaan-Nya. 13:42 Semuanya akan dicampakkan ke dalam dapur api; di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.

---
NB 1: Penebusan YesusKristus telah disediakan bagi seluruh manusia didunia bagi Kristen dan nonKristen, tapi belum diberikan.

namun hanya diberikan,

ketika mereka ( Kristen & nonKristen ),
bisa mempertanggungjawabkan perbuatan mereka, pada HariPenghakiman nanti, yaitu ketika timbangan kebaikan mereka ( dalam total seumur hidup mereka ) lebih berat timbanganya dari pada timbangan total dosa/keburukan mereka dalam seumur hidup mereka, dihadapan Tuhan.

maka pada saat itulah YesusKristus menghapus total timbangan dosa/keburukan mereka yang lebih ringan timbanganya, sehingga mereka bisa langsung masuk surga, tanpa harus mencicipi siksa neraka dulu. Pada saat inilah Kuasa Penebusan YesusKristus difungsikan, jika hati nonKristen percaya bahwa YesusKristus mampu menebus/menghapus kutuk hukum taurat.

---
(ajal itu tak pandang bulu, apakah orang kesayangan atau tidak, apakah dalam kandungan atau tidak, apakah masih kecil atau besar, apakah masih muda atau tua, apakah masih sehat atau tidak, ajal bisa menjemput kapan saja, bisa hari ini, bisa hari esok ajal menjemput, bisa tanpa diduga, bisa juga tanpa permisi).

---
Sekilas info Matius 1:18 Kelahiran Yesus Kristus adalah seperti berikut: Pada waktu Maria, ibu-Nya, bertunangan dengan Yusuf, ternyata ia mengandung dari Roh Kudus, sebelum mereka hidup sebagai suami isteri.

Wahyu 2:18-23 "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Tiatira: Inilah firman Anak Allah, yang mata-Nya bagaikan nyala api dan kaki-Nya bagaikan tembaga:Aku tahu segala pekerjaanmu: baik kasihmu maupun imanmu, baik pelayananmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa pekerjaanmu yang terakhir lebih banyak dari pada yang pertama.Tetapi Aku mencela engkau, karena engkau membiarkan wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala.Dan Aku telah memberikan dia waktu untuk bertobat, tetapi ia tidak mau bertobat dari zinahnya.Lihatlah, Aku akan melemparkan dia ke atas ranjang orang sakit dan mereka yang berbuat zinah dengan dia akan Kulemparkan ke dalam kesukaran besar, jika mereka tidak bertobat dari perbuatan-perbuatan perempuan itu. Dan anak-anaknya akan Kumatikan dan semua jemaat akan mengetahui, bahwa Akulah yang menguji batin dan hati orang, dan bahwa Aku akan membalaskan kepada kamu setiap orang menurut perbuatannya.

---
Sekilas info renungan bagi semua umat silahkan kunjungi link dibawah ini dan klik pada komentarnya
https://njlajahweb.blogspot.co.id/2015/02/pertama-tama-saya-mohon-maaf-yang.html#comment-form

http://www.laskarislam.com/t10322-lagu-rohani-kristen-bisa-mengisi-kekosongan-hati?highlight=kekosongan

---
kutipan dari http://www.laskarislam.com/t10479-sekilas-infoku#200358

sekilas info

iman yang suci adalah ketika hati kita tetap percaya bahwa Tuhan tidak pernah sedetikpun berniat jahat, sekalipun Dia sedang menghantam kita, saat kita sedang salah atau benar.

dan

iman yang paling suci adalah ketika hati kita tetap percaya bahwa "tidak mungkin Tuhan berniat jahat, sedetikpun tidak", sekalipun DIA mendatangkan badai hidup yang terburuk dalam hidup kita, walaupun kita dalam posisi yang benar.

(inilah iman rajawali, yang tidak akan pernah bisa dihancurkan oleh iblis.)

hanya iman jenis ini, yang paling ditakuti oleh iblis.

njlajahweb said...

Sekilas info Saat kapanpun KeilahianYesusKristus juga RohKudus bisa disebut Allah, (hanya jika berdasarkan KualitasKeilahian)

Demikian juga saat kapanpun Yesus juga RohKudus bisa disebut Utusan, (hanya jika berdasarkan “selain” dalam hal KualitasKeilahian.

14:13 dan apa juga yang kamu minta dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya, supaya Bapa dipermuliakan di dalam Anak.
14:14 Jika kamu meminta sesuatu kepada-Ku dalam nama-Ku, Aku akan melakukannya."
+++
16:26 Pada hari itu kamu akan berdoa dalam nama-Ku. Dan tidak Aku katakan kepadamu, bahwa Aku meminta bagimu kepada Bapa,
16:27 sebab Bapa sendiri mengasihi kamu, karena kamu telah mengasihi Aku dan percaya, bahwa Aku datang dari Allah.
( Sebutan Tuhan sebenarnya tidak ditujukan pada Manusia Yesus, tapi pada KualitasAllah yang terkandung dalam KeilahianYesus )
---
5:3 Tetapi Petrus berkata: "Ananias, mengapa hatimu dikuasai Iblis, sehingga engkau mendustai Roh Kudus dan menahan sebagian dari hasil penjualan tanah itu?
5:4 Selama tanah itu tidak dijual, bukankah itu tetap kepunyaanmu, dan setelah dijual, bukankah hasilnya itu tetap dalam kuasamu? Mengapa engkau merencanakan perbuatan itu dalam hatimu? Engkau bukan mendustai manusia, tetapi mendustai Allah."
+++
13:2 Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus: "Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka."
===

Qs 11:37 Dan buatlah bahtera itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah kamu bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang zalim itu; sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.
Qs 21:29 Dan barangsiapa di antara mereka, mengatakan: "Sesungguhnya Aku adalah tuhan selain daripada Allah," maka orang itu Kami beri balasan dengan Jahannam, demikian Kami memberikan pembalasan kepada orang-orang zalim
Qs 29:8 Dan Kami wajibkan manusia (berbuat) kebaikan kepada dua orang ibu-bapaknya. Dan jika keduanya memaksamu untuk mempersekutukan Aku dengan sesuatu yang tidak ada pengetahuanmu tentang itu, maka janganlah kamu mengikuti keduanya. Hanya kepada-Ku-lah kembalimu, lalu Aku kabarkan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.
Qs 70:40 Maka Aku bersumpah dengan Tuhan Yang memiliki timur dan barat, sesungguhnya Kami benar-benar Maha Kuasa.
---
3:22 Berfirmanlah TUHAN Allah: "Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya."

njlajahweb said...

28:17 Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu.
28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
---
5:13 Dan aku mendengar semua makhluk yang di sorga dan yang di bumi dan yang di bawah bumi dan yang di laut dan semua yang ada di dalamnya, berkata: "Bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba, adalah puji-pujian dan hormat dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya!"
5:14 Dan keempat makhluk itu berkata: "Amin". Dan tua-tua itu jatuh tersungkur dan menyembah.
***
21:14 Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya tertulis kedua belas nama kedua belas rasul Anak Domba itu.

---
8:2 Maka datanglah seorang yang sakit kusta kepada-Nya, lalu sujud menyembah Dia dan berkata: "Tuan, jika Tuan mau, Tuan dapat mentahirkan aku."
8:3 Lalu Yesus mengulurkan tangan-Nya, menjamah orang itu dan berkata: "Aku mau, jadilah engkau tahir." Seketika itu juga tahirlah orang itu dari pada kustanya.
---
9:18 Sementara Yesus berbicara demikian kepada mereka, datanglah seorang kepala rumah ibadat, lalu menyembah Dia dan berkata: "Anakku perempuan baru saja meninggal, tetapi datanglah dan letakkanlah tangan-Mu atasnya, maka ia akan hidup."
9:19 Lalu Yesus pun bangunlah dan mengikuti orang itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya.
---
28:5 Akan tetapi malaikat itu berkata kepada perempuan-perempuan itu: "Janganlah kamu takut; sebab aku tahu kamu mencari Yesus yang disalibkan itu.
28:6 Ia tidak ada di sini, sebab Ia telah bangkit, sama seperti yang telah dikatakan-Nya. Mari, lihatlah tempat Ia berbaring.
28:7 Dan segeralah pergi dan katakanlah kepada murid-murid-Nya bahwa Ia telah bangkit dari antara orang mati. Ia mendahului kamu ke Galilea; di sana kamu akan melihat Dia. Sesungguhnya aku telah mengatakannya kepadamu."
28:8 Mereka segera pergi dari kubur itu, dengan takut dan dengan sukacita yang besar dan berlari cepat-cepat untuk memberitahukannya kepada murid-murid Yesus.
28:9 Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka dan berkata: "Salam bagimu." Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya.
28:10 Maka kata Yesus kepada mereka: "Jangan takut. Pergi dan katakanlah kepada saudara-saudara-Ku, supaya mereka pergi ke Galilea, dan di sanalah mereka akan melihat Aku."
---
1:17 Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: "Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir,
1:18 dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.
1:19 Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, baik yang terjadi sekarang maupun yang akan terjadi sesudah ini.
---
1:6 dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan, menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya, -- bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin.
1:7 Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.
1:8 "Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa."

TULIS KOMENTAR ANDA..!!

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger