Blog e arek Mblitar..
ISLAM CORNER | HANDPHONE | WINDOWS TRICK | SEO | SOFTWARE | VIRUS | ISENG | CBOX TRICK | CSS TUTORIAL | HACKING | BLOGGING TIPS | INTERNET | HTML TUTORIAL |

Keniscayaan Pembaharuan Ajaran Menuju Kemurnian Agama

Keniscayaan Pembaharuan Ajaran Menuju Kemurnian Agama
(Oleh: Hasanal Khuluqi)

            Sepeninggal rasulullah saw pada tahun 632 M, ajaran Islam sudah mencapai kesempurnaan tidak ada lagi ajaran yang tertinggal yang belum diajarkan oleh beliau pada umat Islam. Islam sebagai agama rahmatan lil `alamin tidak terdapat lagi wahyu yang harus diturnunkan kemuka bumi dan pintu kewahyuan ilahi serta kerasulan telah ditutup sepeninggal nabi Muhammad. Tetapi sepeninggal nabi Muhamad saw Islam mulai berinteraksi dengan dunia di luar Islam sehingga permasalahan – permasalah banyak menimpa umat Islam, mulai dari kepemimpinan, social, politik, ibadah dll. Meninggalnya nabi Muhammad bukan berarti berhentinya syariat Islam untuk dijalankan dalam kehidupan. Islam adalah agama yang hak yang meng-Esa-kan Allah mengakui kenabian Muhammad serta patuh dan tunduk terhadap apa yang diwahyukan dan disabdakan nabi.

Virus masa sahabat
            Setelah rosulullah meninggal dunia, kepemimpinan umat islam dibawah kekholifahan Khulafaurrosyidin, kholifah pertama yang dibaiat umat islam yaitu Abu Bakar as – Syidiq. Pada masa kekholifahan abu baker banyak masalah – masalah yang timbul seperti nabi – nabi palsu dan sebagian umat islam enggan membayar zakat mewarnai kepemimpinan Abu Bakar. setelah kepemimpinan Abu Bakar kholifah selanjutnya adalah Umar bin Khottob, Utsman bin Affan dan Ali bin Abi Tholib dan setelah itu islam yang berkhalifah menjadi islam yang berdaulah system kerajaan. Pada masa – masa kekhalifahan dan pada masa kedaulahan Abasyiah dan Umayyah perluasan wilayah sampai ke belahan Eropa dan Afrika sehingga menyebabkan islam bercampur baur dengan masyarakat luas yang sangat jauh kehidupannya dengan nabi dan para sahabat. Sehingga mengakibatkan pemahaman terhadap ajaran islam sangat jauh dari tujuan agama islam. Pencampuran ajaran islam dengan adat istiadat dari tiap – tiap wilayah atau kebiasaan – kebiasaan masyarakat sebelum datangnya ajaran islam.
            Nabi Muhammad telah bersabda bahwa setiap seratus tahun Allah mengutus untuk umat memperbaiki agama. Dan  nabi juga bersabda bahwa ulama adalah pewaris para nabi. Dari dua hadis ini memberikan pemahaman bahwa ajaran islam akan selalu diperbaharui oleh para ulama sebab ulama adalah pewaris para nabi. Dalam islam memperbaharui adalah " tajdid " kalimat ini mengartikan memperbaharui sesuatu yang pernah ada untuk menghindari kerusakan atau keusangan.
            Islam adalah agama semesta alam ajaran paripurna yang diturunkan untuk umat manusia sampai kiamat nanti. Ajaran islam tidak luntur atau pudar karena waktu dan ruang, ajaran islam harus selalu berpegang teguh pada al quran dan al hadis. Nabi akan meninggalkan dua sesuatu dan jika dua sesuatu itu selalu jadi pegangan umat islam maka umat islam tidak akan terjerumus dunia dan akhirat.
            Al – quran dan al – hadis adalah rujukan terakhir dalam mengembalikan ajaran – ajaran islam yang telah terkonteminasi dengan kebudayaan atau kebiasaan masyarakat sebelum datangnya islam. Islam tidak melarang adat – istiadat masyarakat tetapi islam ingin meluruskan adat istiadat yang bertentangan dengan konsep agama islam.


Sejarah Barat dan Islam
            Perubahan waktu dan perubahan peradaban bukan artinya untuk menghilangkan ajaran islam dari kehidupan tetapi sebaliknya, perubahan tersebut harus di islamkan. Modern bukan hanya sekedar nilai atau  teknologi, makna dari modern terkadang terpasung dengan perubahan dalam bentuk fisik. Sebab munculnya kata ini dari perubahan fisik.
            Kalimat modern muncul dari dunia barat. Munculnya kalimat tersebut berawal dari bangkitnya ( revolusi ) industri yang terjadi dibarat. Kemunculan revolusi industri berawal dari pemikiran – pemikiran barat yang melepaskan diri dari doktrin – doktrin agamanya yang mengekang tentang perkembangan ilmu dan pemikiran mereka. Perkembangan harus sejalan dengan doktri agama, sedangkan agama yang mereka anut adalah agama yang telah dirubah konsepnya oleh manusia, sehingga konsep agama telah hilang dan berubah.
            Konsep inilah yang akan diterapkan pada ajaran islam yaitu merubah konsep ajaran islam harus sejalan dengan keinginan manusia dan zaman bukan manusia dan zaman yang mengikuti konsep ajaran islam. Islam adalah agama yang sempurna, kenikmatan Allah terlimpahkan kepada umat manusia. Konsep islam tidak seperti konsep agama barat yang telah terkontiminasi dengan manusia. Konsep islam terdapat dari al quran dan alhadis. Al quran turun dari Allah yang dibawa oleh malaikat jibril dan disampaikan oleh nabi Muhammad. Alquran turun bukan melalui tulisan tapi alquran turun melalui kata – kata dan kalimat. Sehingga yang diajarkan rasul begitullah yang diajarkan kepada sahabat.
            Islam tidak mengekang perkembangan ilmu bahkan islam menganjurkan untuk mencari kenikmatan – kenikmatan Allah melalui ilmu pengetahuan. Islam tidak melarang perkembangan teknologi selama teknologi tersebut sesuai dengan nilai – nilai dan dapat dimanfaatkan mencari ridho ilahi.
            Konsep pembaharuan islam bukanlah konsep evolusioner melainkan lebih cenderung devolusioner. Pembaharuan bukan merupakan proses perkembangan bertahap dimana yang datang kemudian lebih baikdari pada sebelumnya. Pembaharuan islam lebih cenderung pada pemurnian dimana konsep pertama atau konsep awalnya telah ditafsirkan sehingga pemahaman masyarakat semakin menjauh dari tujuan awal.
            Pembaharuan sudah menjadi keniscayaan sebab perkembangan zaman yang serba komplek, pemahaman manusia yang dangkal terhadap keilmuan serta semakin jauhnya jarak antara nabi, sahabat nabi serta tabiin dengan umat islam. Penafsiran – penafsiran semakin menjauh dari ajaran yang utama disebabkan bersinanggungan dengan ilmu kalam atau ilmu filsafat dan lain sebagainya.  Pemikir – pemikir islam berusaha menemukan titik pertemuan tersebut sehingga dikit demi sedikit menghilangkan hakekat islam. Apalagi setelah umat islam teracuni pemikiran – pemikiran kaum munafik yang ingin merusak ajaran islam.
            Modern bukan berarti pembaharuan tapi pembahruan adalah pemodernan.. modern muncul dari masyarakat barat yang mengandung arti pikiran, aliran, gerakan dan usaha untuk merubah paham – paham adapt istiadat, institusi lama dan sebagainya agar semua itu dapat disesuaikan dengan pendapat – pendapat dan keadaan – keadaan yang baru yang muncul pada masa modern.

Pembaharuan dalam Islam
            Paham seperti ini muncul pada masyarakat barat yang terkekang dengan dogma – dogma agama mereka yang menentang kemajuan zaman dan perkembangan sehingga memunculkan kata modern. Kata modern tidak pantas jika disandingkan dengan ajaran islam sebab islam adalah agama yang mutlak yang tidak dapat dirubah – rubah, kecuali yang dapat dirubah adalah pemahaman, penafsiran atau interpretasi dari ajaran – ajaran yang bersifat mutlak. Islam mengajarkan kemajuan ilmu, seni, budaya, pendidikan, politik bahkan pda system ketatanegaraan.
            Yusuf Qardhawi mendefinisikan tajdid ( pembaharuan ) adalah memelihara inti ajaran islam, watak atau karakteristiknya dan sendi – sendinya sesuai dengan zaman rasulallah dan shabat khulafaurrasyidin. Sedangkan Al maududi berpendapat bahwa pembaharuan ( tajdid ) adalah membersihkan ajaran islam dari berbagai bentuk kejahiliyahan serta berusaha menghidupkan ajaran islam yang murni. Dari dua pendapat ini bahwa tajdid ( pembaharuan ) dalam islam berbeda dengan modern yang muncul di dunia barat. Tajdid berfungsi memurnikan ajaran islam yang telah terkonteminasi dengan ajaran – ajaran agama lain yang disebabakan terkikisnya pemahaman sedangkan modern di barat adalah membebaskan belenggu ajaran agamanya yang sudah terkonteminasi dengan ajaran manusia. Jadi pembebasan masyarakat barat adalah pembebasan tanpa kendali kecuali akal, sebab agama mereka sudah tidak dapat diyakini akan kemurniannya sehingga mereka menuhankan akal. Tetapi islam mengembalikan kemurniannya sehingga kemurnian tersebut dapat menjadi benteng umat islam dalam menjalani kehidupan dunia dan akhirat.
            Maraknya wacana – wacana liberalisasi pemikiran merupakan buah hasil dari sekulerisasi yang mengedepankan rasionalitas akal. Mereka yang mengedepankan akal akan berfikir bahwa tidak ada tuhan sebab tuhan tidak wujud dan apa yang ada disebabkan karena mereka berfikir ada. Itulah virus – virus yang menghantui dan merambah dalam pemikiran umat islam.
            Umat islam semakit terhegemoni oleh barat, berdecak kagum dengan perkembangan teknologi yang dilalui oleh barat sehingga barat  adalah segalanya, islam harus berfikir seperti barat agar islam dapat meniru kejayaannya. Pandangan materialistic adalah pesan yang tergambarkan dari sekulerisasi. Umat islam semakin lupa terhadap akidah dan ajaran yang sebenarnya, terbawa arus kemewahan padahal Allah telah berfirman dalam QS. Al-Munafiqun ayat 4:

" Dan apabila kamu melihat mereka, tubuh-tubuh mereka menjadikan kamu kagum. Dan jika mereka berkata kamu mendengarkan perkataan mereka. Mereka adalah seakan-akan kayu yang tersandar. Mereka mengira bahwa tiap-tiap teriakan yang keras ditujukan kepada mereka. Mereka itulah musuh (yang sebenarnya) maka waspadalah terhadap mereka; semoga Allah membinasakan mereka. Bagaimanakah mereka sampai dipalingkan (dari kebenaran)? "

            Begitu jelas Allah memberikan peringatan kepada umat islam untuk tidak menyandarkan serta berdecak kagum kepada kaum yang menafikan ajaran islam. Sehingga umat islam terbuai dan lengah dengan keadaan dan ajaran islam. Menurut islam yang diperbaharui adalah keadaan umat islam dalam melaksanakan ajaran islam. Sesuai dengan nilai – nilai al – quran yang diajarkan rosulullah pada sahabat sahabatnya. Yang pertama adalah akidah asas yang pertama yang harus dikokohkan. Dengan akidah yang kokoh akan menghantarkan manusia berfikir benar sesuai dengan kaidah ilahiyyah, dengan begitu serangan – serangan terhadap pendangkalan ajaran islam dapat terkonter dengan kuat.
            Selain akidah yang perlu diperbaharui adalah akhlak. Nabi Muhammad diutus kedunia memiliki misi untuk merubah akhlak manusia yang lebih manusiawi, dengan akhlak yang mulia menjadikan dakwah lebih kuat. Dan ditangan orang yang berakhlak mulia dunia terdapat kedamaian dan kesejahteraan menuju baldatun toyyibatun wa robbun ghofur.
            Yang terakhir adalah membangun kekuatan jihad. Jihad bukan bermakna sempit yang berartikan berperang dengan senjata dan saling membunuh di medan pertempuran tapi makna jihad untuk menghidupkan islam dalam jiwa umat.  Dan kekuatan inilah yang sangat ditakuti oleh musuh – musuh islam. Jika ruh jihad pada umat islam telah hilah dari jiwannya maka musuh – musuh islam akan mudah mempermainkan akidah umat islam.   

0 comments:

TULIS KOMENTAR ANDA..!!

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Powered by Blogger